ULANG TAHUN

  • Kemarin : Riono
  • Hari ini : Irsyafriandi
  • Besok : Edi Purnomo Sakti
  • Besok : Otriandi Rusli
  • Besok : Sonny Hadi C

KUNJUNGAN

PENGUNJUNG

IP

ONLINE

free counters

ING NGARSO SUNG TULODO, ING MADYO MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI

Oleh : Dicky

Didepan memberi teladan, ditengah memberi bimbingan, dan dibelakang memberi dorongan

COACHING
Sebuah istilah yang berhubungan erat dengan leading people.

Coaching: to train or to act as a trainer or tutor
Melatih, mengajar atau bertindak sebagai pelatih, pendidik atau pengajar.

Pelatih berada didepan memberi teladan, berada ditengah memberi bimbingan dan berada dibelakang memberi dorongan.

Seorang pelatih biasanya bertugas untuk mendidik seseorang atau sekelompok orang agar berhasil dalam suatu ujian; seorang pelatih kerap dituntut untuk memberi instruksi agar peserta didiknya lolos dari suatu ujian.

Seorang coach biasanya adalah mantan bintang lapangan yang memahami makna sebuah kebesaran (greatness) sampai ke tulang sum sum mereka.
Seorang coach juga biasanya mantan instruktur yang menguasai nuansa intektual dari sebuah pertandingan.

Manajemen merupakan ilmu yang banyak diilhami oleh kreatifitas dan keunikan dalam praktek, maka ketika coaching diadopsi masuk ke ruangan kantor kita merasa ada semacam perbedaan kehangatan disana. Mengapa demikian?

Berpikir Kuantitatif

Yaitu suatu pola pikir yang dilandasi oleh sifat-sifat kuantitatif seperti atas-bawah, tinggi-rendah, hitam-putih, kaya-miskin, jauh dekat. Dan sebagainya. Sebab, hal itu secara tidak langsung kita sudah menciptakan jarak. Begitu juga istilah manager, pimpinan, atau atasan, istilah coaching masih dirasakan bersahaja.

Apakah istilah coaching cocok untuk diberlakukan di tim konstruksi, tim marketing, tim produksi, tim operasional, atau tim lainnya?

Bukan istilah coaching tepat atau tidak digunakan melainkan apakah indikator yang ditetapkan atau diberlakukan sudah tepat, dan baik.

Bila suatu target sudah ditetapkan dengan baik dan disetujui oleh semua pihak, maka kita sudah bisa memulai apa yang disebut mekanisme INPUT – PROCESS – OUTPUT:

Inputnya antara lain adalah target yang sudah ditetapkan dan kamudian kita kan berproses untuk mencapai output yaitu minimal adalah pencapaian target tersebut. Pemilihan strategi coaching adalah salah satu bagian dari process yang penting untuk diputuskan.

Katakanlah sebuah input akan diproses dengan gaya coaching, maka beberapa seni melakukan coaching berikut ini tampaknya perlu dipahami secara baik:

1. Seorang coach sebaiknya dapat menunjukkan kepada timnya, bagaimana jenjang karir yang dia geluti sebelumnya. Selain hal ini akan dijadikan teladan (ing ngarso sung tulodo), anggota tim kelak berharap seorang coach akan membantu timnya untuk menapaki tangga keberhasilan.

2. Seorang coach diharapkan dapat terus memperlihatkan sikap termotivasi dari hari ke hari, di setiap waktu dan bahkan untuk hal atau permasalahan yang relatif kecil (ing madyo mangun karso). Seorang ciach tim penjualan sebaiknya tidak membiarkan anggotanya pergi ke klien potensial tanpa mengenakan dasi dan tanpa membawa brosur.

3. Seorang coach juga diharapkan cukup bijaksana sehingga terbuka terhadap ide—ide dari luar dirinya, apakah itu menyangkut cara membimbing, gaya pengambilan keputusan dan teknik merekrut anggota (tut wuri handayani). Meskipun demikian seringkali pada akhirnya keputusan tetap harus diambil oleh si coach itu sendiri.

4. Seorang coach juga dituntut untuk dapat membuka forum dengar pendapat (counseling) dimana permasalahan dibeberkan dan berbagai alternatif solusi dijajaki. Counseling ini juga perlu mendapat penekanan khusus karena sebuah permasalahan bukan saja perlu direspon (reaktif) tapi juga perlu diantisipasi (proaktif).

5. Salah satu inti tugas seoarng coach adalah mengeluarkan apa yang disebut One Voice Strategy, yaitu semacam kesamaan dan kesatuan bahasa tentang apa yang menjadi target akhir sebuah tim. Komitmen menuju suatu target biasanya ditunjukkan dengan kemampuan berhadapan dan mengatasi permasalahan besar (to deal with big things) dan konsistensi terhadap standar yang pernah ditetapkan.

 

Penulis adalah Señor Staff Training Dept.
PT. TRUBA JAYA ENGINEERING

2 comments to ING NGARSO SUNG TULODO, ING MADYO MANGUN KARSO, TUT WURI HANDAYANI

  • Ris

    Ternyata begitu dalam dan luhur arti dari falsafah tersebut, kedengarannya memang “jadul” tapi masih sangat relevan dengan teori dan praktek dalam manajemen modern.

    Ok, Pak Dicky, ditunggu artikel2 “heboh” lainnya.

  • we love truba,
    bermacam-macam manusia terlahir,
    berbagai macam kepentingan,
    aku, kamu, kita, kami, mereka,…..
    apakah terdapat persamaan diantara kita,
    truba sebagai sebuah ikatan,
    bagaimana membangkitkan semangat juang,
    membangun sebuah organisasi,
    menuju,……………………….
    muachhhhhhhhhhhhhh.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>